(Foto: ANTARA FOTO/Arnas Padda)
JAKARTA, SOOROTINPUBLIK — Aksi demonstrasi yang sudah dilaksanakan sejak Senin, 25 Agustus oleh rakyat meninggalkan banyak jejak di jalan. Mulai dari rusaknya fasilitas umum hingga rasa tidak aman berada di luar rumah.
Menyiasati hal tersebut, sebagian kantor yang berada di zona merah pendemo kemudian menerapkan sistem Work From Home (WFH) untuk para pegawainya. Sistem ini tidak mengharuskan pegawai ke kantor sehingga pekerjaan bisa dilakukan dari rumah.
"Kantorku kan ada di deket Mabes Polri, kata polisi setempat daerah ini sudah harus disteril sebelum sore, jadi kami dipulangkan," ujar Jilan saat sedang menunggu bus Transjakarta untuk pulang pada Jumat siang (29/08).
Sistem WFH ini diterapkan selama beberapa hari ke depan untuk menghindari pegawai dari dampak kericuhan demonstrasi yang semakin memanas, terutama di beberapa titik yang menjadi zona merah.
"Bagus ya kantorku ikut ngeluarin sistem ini karena jadi bisa antisipasi hal yang nggak-nggak, apalagi keadaan sekarang makin chaos, bikin kita makin takut buat keluar rumah. Jadi, menurutku sistem ini lumayan efektif, kok," lanjutnya.
0 Komentar